Apakah mencuri itu boleh dan legal : Jika kita perhatikan lingkungan kita, maka pertanyaan tersebut menyebabkan kebingungan untuk menjawab, apalagi jika berpikir dengan tatanan pikir "BENER DAN PENER".
Secara etika mencuri dan melanggar hak orang lain itu kriminal. Tetapi mencuri dalam area abu-abu seperti pembajakan perangkat lunak yang kerap terjadi membuat orang yang benci pembajakan menjadi geram. Apapun alasannya membajak itu kriminal. Istilah "ngopi boleh aja, kan dipake buat belajar", mejadi pendahuluan dari legalisasi aktifitas kriminal. Aktifitas kriminal disini adalah menggunakan software bajakan dan dengan entengnya tinggal menggunakan "crack".
Menggunakan software legal adalah hasil dari pembudayaan. Saya merasa bahwa para pengguna software bajakan sebagian besar pada saat sekolah, adalah para pencontek. Para pencontek punya kecenderungan tidak jujur. Jadi dalam pikiran saya syarat pertama untuk menggunakan software legal adalah tidak mencontek.
Para pengajar dan manajemen lembaga yang mendidik murid lebih menyibukkan dari dengan mengisi bermacam-macam formulir dan bermacam-macam kegiatan administrasi. Jadi syarat kedua para pengajar juga menyempatkan diri belajar teknologi open source yang sukar dan sangat pasti dapat dipelajari. Teknologi open-source adalah ilmu yang dihasilkan oleh manusia bukan demit. Hasil dari ilmu bukan "ngelmu" (Istilah saya untuk orang yang belajar bermacam-macam ilmu gaib dibawah pohon beringin atau kuburan kramat).
Syarat ketiga, para pengajar mencari cara untuk menggunakan software legal yang gratis. Tentunya kita berpikir bahwa kita pasti mampu. Sistem operasi yang digunakan gratis, bermacam-macam software pendukungnya juga gratis. Om Richard Stallman dari GNU ngomongnye kayak begini : The most important policy concerns education, since that shapes
the future of the country : Teach only free software. Educational activities, or at least those of state entities, must
teach only free software (thus, they should never lead students to use
a nonfree program), and should teach the civic reasons for insisting
on free software. To teach a nonfree program is to teach dependence,
which is contrary to the mission of the school.
Jadi maknanya adalah : Pakai Linux dan Pendukungnya. Atau juga yang lain asal freeware.
&&&&